Sabtu, 08 Maret 2014

Cerita Rakyat (Parody/Pelesetan) – Lutung Pake Sarung

“Cerita ini bermula di Kerajaan Jawa Barat, kota dan daerah entah dimana tidak ada yang tahu.”

Prabu Tapa Agung menunjuk Purbasari, putri bungsunya sebagai pengganti. “Aku masih terlalu muda, aku harus turun tahta. Karena aku terlalu ganteng, nanti para ratu sepulau jawa menyukaiku dan minta follow twitternya” kata Prabu Tapa.

Purbasari memiliki kakak yang bernama Purbararang. Ia tidak setuju adiknya diangkat menggantikan Papa mereka. “Aku putri Sulung, seharusnya papah memilih aqu sebagai penggantinya,” gerutu Purbararang ada tunangannya yang bernama Indrajaya. Kegeramannya yang sudah memuncak membuatnya mempunyai niat mencelakakan adiknya. Ia menemui seorang nenek sihir untuk memanterai Purbasari. Nenek sihir itu menyamar menjadi dagang Jamu gendong dan jajan tradisional. Ia tahu bahwa Purbasari suka sekali dengan lemper sehingga saat itu ia membeli lemper itu dan memakannya. Malam itu tiba-tiba kulit Purbasari menjadi bertotol-totol hitam. Purbararang jadi punya alasan untuk mengusir adiknya tersebut. “Orang yang dikutuk seperti dia tidak pantas menjadi seorang Ratu !” ujar Purbararang.

Kemudian ia menyuruh seorang Patih untuk mengasingkan Purbasari ke hutan. Sesampai di hutan patih tersebut masih berbaik hati dengan membuatkan sebuah pondok untuk Purbasari. Ia pun menasehati Purbasari, “Tabahlah Tuan Putri. Cobaan ini pasti akan berakhir, Yang Maha Kuasa pasti akan selalu bersama Putri”. “muucih paman”, ujar Purbasari.

Selama di hutan ia mempunyai banyak teman yaitu hewan-hewan yang selalu baik kepadanya. Diantara hewan tersebut ada seekor kera berbulu hitam yang unyu dan memakai sarung. Dan kera lucu tersebut yang paling perhatian kepada Purbasari. Lutung yang memakai sarung itu selalu menggembirakan Purbasari dengan bermain topeng monyet didepannya setiap malam hari.

Pada saat malam bulan jumat keliwon, Lutung yang memakai sarung itu bersikap aneh. Ia berjalan ke tempat yang sepi lalu bersemedi. Ia sedang memohon sesuatu kepada Dewata. Ini membuktikan bahwa Lutung bersarung bukan makhluk biasa. Tidak lama kemudian, tanah di dekat Lutung merekah dan terciptalah sebuah bak mandi kecil, airnya jernih sekali, dan ada bebeknya. Di samping bak mandi tersebut ada sebuah lulur bermerek purbasari.

Keesokan harinya Lutung bersarung menemui Purbasari dan memintanya untuk berlulur di bak kecil tersebut. “Biar kenapa sih?. KAMU MODUS YA ?... mau ngintip aku mandi? Haaah? Jangan bohong deh kamu emang kamu itu suka modus pergi sana dasar monyet cabul”, pikir Purbasari. Tapi setelah berpikir-pikir lama ia mau menurutinya. Tak lama setelah ia melulurkan dirinya. Sesuatu terjadi pada kulitnya. Kulitnya menjadi bersih seperti semula dan ia menjadi cantik kembali. Purbasari sangat terkejut dan gembira ketika ia bercermin di air bak mandi tersebut.

Di istana, Purbararang memutuskan untuk melihat adiknya di hutan. Ia pergi bersama tunangannya dan para pengawal. Ketika sampai di hutan, ia akhirnya bertemu dengan adiknya dan saling berpandangan. Purbararang tak percaya melihat adiknya kembali seperti semula. Purbararang tidak mau kehilangan muka, sehingga ia membawa mangkok agar mukanya tidak terjatuh dan ia mengajak Purbasari adu panjang rambut. “Siapa yang paling panjang rambutnya dialah yang menang !”, kata Purbararang. Awalnya Purbasari tidak mau, tetapi setelah ia ingat waktu dihutan ia selalu shampooan menggunakan Sunslik Long and Strong ia menjadi percaya diri dan Ternyata rambut Purbasari lebih panjang. Ia sontak terkejut dengan hal itu, sejak itulah ia selalu beli sunsilk di kios sebelah

“Baiklah aku kalah, tapi sekarang ayo kita adu tampan tunangan kita, Ini tunanganku”, kata Purbararang sambil mendekat kepada Indrajaya. Purbasari mulai gelisah dan kebingungan. Akhirnya ia melirik serta menarik tangan Lutung bersarung. Lutung bersarung melonjak-lonjak seakan-akan menenangkan Purbasari. Purbararang tertawa terbahak- bahak, “Jadi monyet itu tunanganmu ? HAHAHHAA!!!, kamu begok ya milih tunangan. Masa monyet tunanganmu… Pake Sarung lagi HAHAHAHA.”.

Pada saat itu juga Lutung Bersarung segera menyalakan hpnya dan ia membuka Yahoo Answers!. Ia bertanya seperti ini “Cara jadi ganteng gimana yah?, bantuin aq dund. Besok mau nikah tapi malu kalo muka kaya gini… (for the lutungs)”. Lalu ada yang menjawab “Pake ponds aja tung, eyang subur aja make itu kemarin langsung kenceng kulitnya”. Karena saran orang tersebut. Lutung bersarung langsung lari ke Alfamart dan beli ponds age miracle. Tiba-tiba terjadi suatu keajaiban. Lutung bersarung berubah menjadi seorang Pemuda gagah berwajah sangat tampan, lebih dari Indrajaya. Semua terkejut melihat kejadian itu seraya bersorak gembira. Purbararang akhirnya mengakui kekalahannya dan kesalahannya selama ini. Ia memohon maaf kepada adiknya dan memohon untuk tidak dihukum. Purbasari yang baik hati memaafkan mereka. Setelah kejadian itu akhirnya mereka semua kembali ke Istana.

Purbasari menjadi seorang ratu, didampingi oleh seorang pemuda idamannya. Pemuda yang ternyata selama ini selalu mendampinginya dihutan dalam wujud seekor lutung yang memakai sarung.

(The END)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar